POLINES, Dimensi (29/8) - Pelaksanaan kegiatan
LDK tahun ini terdapat sedikit perubahan pada sistem makan siang. Makan siang
maba yang pada tahun sebelumnya dilaksanakan di lapangan hijau, kini
dilaksanakan di parkiran Teknik Elektro. Selain itu, di tahun-tahun sebelumnya
jika makanan maba tidak habis dalam beberapa hitungan, makanan tersebut akan
diputar ke teman sebelahnya sehingga antara maba satu dengan yang lainnya dapat
merasakan makanan milik temannya.
“Kata danton dan para pelatih sistem makan
siang tahun ini lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Selain itu
tempatnya juga lebih teduh dan makanan yang diputar masih dalam kondisi utuh,
belum dimakan,” terang Yasmina Ainun, salah satu peserta LDK.
Pihak panitia LDK ingin me-lakukan suatu
perbaikan dimana jika ada tempat yang memungkinkan untuk menampung sekitar 1500
orang maba, maka tempat makan siang akan dialokasikan ke tempat tersebut.
“Kalau untuk tahun-tahun sebelumnya dari
institusi belum terpikirkan lokasi yang pas dengan kapasitas lebih dari 1500
orang untuk maba. Tadinya kami pernah mencoba mengalokasikan maba ke kantin
Tata Niaga, tapi ternyata kapasitasnya kurang cukup untuk menampung maba,”
tutur Ahmad Supriyadi selaku Penanggung Jawab LDK. Alasan lain dipindahkannya
lokasi makan siang maba karena faktor kesehatan dan kemanusiaan. Se-cara teknis
makan di lapangan terbuka dan terik matahari yang cukup menyengat mengakibatkan
debu-debu bertebaran sehingga mengganggu pernapasan. Selain itu, banyak keluhan
dari orang tua maba mengenai lokasi makan yang kurang layak untuk seorang
mahasiswa yang notabene tidak berlatarbelakang pendidikan militer.
“Mengenai masalah makanan yang ditukar selagi
makanan utuh itu karena kami dari Benteng Raider maupun menwa mempertimbangkan
adanya faktor kesehatan. Banyak diantara maba yang tidak mengaku ataupun
mengetahui bahwa dirinya mengidap suatu penyakit yang dapat menular seperti
hepatitis maupun penyakit kuning,” jelas Marjuki selaku Komandan Batalyon I.
Institusi berharap dalam pelaksanaan LDK tahun
2012 ini tidak ada alasan dari maba yang terganggu masalah kesehatannya karena
lokasi makan siang. Dengan pemindahan tempat diharapkan maba dapat mendengar instruksi dari pelatih secara jelas
karena lokasi yang nyaman dan teduh. Usaha panitia untuk menyeragamkan jenis
makan siang maba juga akan menjadi rencana panitia di tahun-tahun selanjutnya
agar kesehatan dan kebersihan makanan yang dimakan oleh maba dapat dikontrol.
[nur,dyh]




0 komentar:
Posting Komentar