This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Juli 2012

Mahasiswa Polines Tampil di Ajang UNESCO


Syahadah Rizka Anefi, mahasiswa Teknik Elektro Polines terpilih menjadi lima peserta terbaik dalam kegiatan Rio +20: My Idea for Sustainable Lifestyle (MISL).  Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama dari United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) regional Asia Tenggara, Connect Asia dan Direktorat Perguruan Tinggi (Dikti) Jakarta, menjelang acara Konferensi Rio +20 di Rio Dejaneiro, Brazil pada 22 Juni 2012. Kamis, (14/6) yang lalu ia dan empat peserta lainnya mempresentasikan karya masing-masing berupa video melalui teleconference. Teleconference tersebut menghubungkan setiap peserta di universitas masing-masing dengan panitia penyelenggara di kantor pusat  Dikti, Senayan,  Jakarta. Empat peserta lainnya berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya (Unbraw), Universitas Presiden Jakarta, dan Universitas Parahyangan.
Tidak seperti universitas lain yang mengunakan fasilitas teleconference yang baik, Polines hanya melakukan teleconference dengan sistem Skype. Sebenarnya pihak Polines sudah memiliki ruangan dan fasilitas teleconference yang lengkap, namun sayangnya fasilitas tersebut tidak bisa digunakan karena dalam kondisi rusak akibat hampir tiga tahun tidak digunakan. Oleh karena itu pihak Informasi dan Teknologi (IT) Polines memberi kebijakan untuk menggunakan teknologi Skype. Jaringan Skype ini telah diuji coba dengan pihak Dikti Jakarta pada Selasa (12/06).
Dalam presentasi yang berlangsung kira-kira sepuluh menit itu Rizka menjelaskan latar belakang pembuatan video serta harapannya kedepan tentang Sustainable Lifestyle. Video berdurasi tiga menit empat puluh satu detik tersebut berisi hal-hal kecil tentang gaya hidup sehat yang dilakukan secara berkelanjutan. Diantara gaya hidup tersebut adalah dengan bersepeda, membiasakan minum dari tempat minum sendiri, memisahkan sampah organik dan non organik dan masih banyak lagi. Melalui video itu ia ingin mengajak masyarakat khususnya anak-anak muda untuk melakukan gaya hidup sehat secara berkelanjutan. Mahasiswi asal Madiun ini meyakini bahwa hal-hal kecil tersebut dapat menyelamatkan lingkungan dan bumi sebagai warisan untuk generasi mendatang. Selain itu ia juga menginginkan pemanfaatan kembali kendaraan tradisional yang ramah lingkungan yang belakangan mulai ditinggalkan. Selain menjelaskan karyanya, dalam presentasi tersebut ia juga menerima komentar dan masukan dari pembicara tamu dan penonton. Pembicara tamu tersebut adalah Michele Zaccheo, Director of United Nations Information Centre (UNIC) Jakarta dan Leo Mokodompit, Koordinator UNESCO Youth Desk. Sedangkan penonton adalah para mahasiswa yang berasal dari universitas-universitas yang tergabung dalam UNESCO Youth Desk.
Mahasiswi semester dua ini mengaku bahwa ia cukup kaget dengan prestasi tersebut. “Saya tidak yakin video ini akan lolos, apalagi saya mengirimkannya  pas hari terakhir  pengumpulan,” ungkapnya. Garup Lambang Goro, S.T, M.T selaku Pembantu Direktur III mengungkapkan bahwa ia sangat bangga atas prestasi emas tersebut. “Kami akan terus dukung kreativitas dan inovasi mahasiswa untuk berkiprah di ajang nasional maupun internasional,” ujarnya pada salah satu media cetak, Jumat (15/6) yang lalu.
Lima hari selepas presentasi, kini Rizka tengah menunggu tanggapan selanjutnya dari pihak UNESCO. Berdasarkan info yang ia terima,  ia akan mendapat sertifikat dan marchandise dari panitia yang akan langsung dikirim ke alamatnya. Rizka berharap agar pihak Polines lebih apresiatif terhadap prestasi mahasiswanya. Ia juga berharap agar ada lebih banyak lagi mahasiswa lain yang mengikuti jejaknya. “Do little things to make a big changes for your environment,” pesannya. Terakhir ia mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya pada Hermawan Ivo dan Muh. Anwar yang telah ikut membantunya dalam pembuatan video tersebut.[abr]

Jumat, 25 Mei 2012

POLINES menjadi Tuan Rumah PEKSIMIDA ke XI

Polines,DIMENSI- Kamis(24/05) berlangsung acara Pekan Seni Mahasiswa Daerah Selekda Tangkai Vocal Group Tingkat Jateng ke XI (PEKSIMIDA) di Ruang Serba Guna Polines.Acara ini sebelumnya diawali dengan technical meeting yang dilaksanakan pada hari Rabu.
”Ini kali pertama Polines dtunjuk menjadi tuan rumah,karena kita baru menjadi anggota aktif selama 3 tahun,” ungkap Lilik, ketua panitia penyelenggara yang  juga merupakan dosen Jurusan Teknik Sipil Polines. Selain itu, Polines juga baru pertama kali ikut berpartisipasi dalam kontes PEKSIMIDA ke XI. Perwakilan dari Polines beranggotakan 12 orang dari UKM KONSEP.
Ruang serba guna dipadati oleh para perserta dan para penonton. Persiapan peserta lomba sangat matang terlihat dari kostum yang dikenakan juga dari performance mereka di atas panggung.Penampilan mereka sangat memukau para penonton.Hal ini ditunjukkan setiap kali peserta usai perform, penonton banyak yang memberikan applause.Sehingga persaingan diantara peserta semakin sengit.Salah satu penampilan yang banyak menerima applause dari para penonton yakni dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.
“Ini acaranya terbilang sukses,dan pelaksanaannya lancar dan terstruktur” jelas Lilik.
Peserta datang dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Jawa Tengah.Sebanyak 16 grup mengikuti acara tersebut, dimana dalam 1 grup beranggotakan minimal 5 orang dan maksimal 12 orang. Acara PEKSIMIDA diadakan 2 tahun sekali oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia(BPSMI). Masing-masing vocal group menyanyikan 2 lagu.Dimana terdiri dari lagu wajib dan lagu pilihan.Lagu wajib terdiri dari Nasi Kododai dan Lo Song.Sementara lagu pilihan terdiri dari Indonesia Jaya, Pelangi di Matamu dan Burung Camar. Satu yang paling baik dari yang terbaik nantinya akan diikutsertakan dalam lomba tingkat nasional mewakili Jawa Tengah di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat tanggal 1-6 Juni 2012.
Puncak acara PEKSIMIDA yaitu ketika dibacakannya pengumuman pemenang oleh ketua juri dalam acara tersebut. Juara Harapan III dengan perolehan nilai 1400 diraih oleh Politeknik Negeri Semarang, Juara Harapan II dengan perolehan nilai 1439 diraih oleh Universitas Negeri Semarang, Juara Harapan I dengan perolehan nilai 1454 diraih oleh Universitas Katholik Soegijapranata, Juara III dengan perolehan nilai 1489 diraih oleh Universitas Dipenogoro, Juara II dengan perolehan nilai 1507 diraih oleh Universitas Sebelas Maret, dan trophy Juara I dengan perolehan nilai 1532 telah berhasil dibawa pulang oleh Universitas Kristen Satya Wacana. [ninda-septi]

Selasa, 10 Januari 2012

Pencarian Bibit dalam Polines Cup

Polines, DIMENSI(11/01)- Pelaksanaan Polines Cup berlangsung tanggal 2-22 Januari. Kegiatan  Polines Cup diikuti  oleh 22 pasang peserta  dari berbagai jurusan. Acara Polines Cup tersebut yakni  sebuah acara yang digelar oleh UKM Sport. Selain sebagai acara tahunan, acara tersebut juga bertujuan untuk mencari bakat bulu tangkis yang dimiliki oleh para mahasiswa Polines. Lanjutan dari acara tersebut adalah para pemenang pertandingan  Polines Cup dapat mengikuti  lomba di tingkat nasional dengan cabang olahraga yang sama, yakni bulutangkis.
Acara tahunan yang rutin dilaksanakan oleh UKM Sport  tersebut terlaksana karena mendapat alokasi dana dari pusat. Selain itu, dana juga didapat dari pendaftaran mahasiswa yang mengikuti kompetisi tersebut.
Pertandingan Polines Cup digelar di lapangan gedung BAAK yang terletak di Gedung Direktorat. Pertandingan tersebut dilaksanakan setiap hari Senin setelah maghrib.
Tahun ini, acara tersebut berganti nama menjadi Polines Cup setelah sebelumnya bernama Badminton Cup, namun format acara sama seperti tahun lalu.
“Acara Polines Cup ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Polines dari berbagai jurusan. Jadi, setiap jurusan ada yang mewakili,” ungkap Adi, selaku ketua Polines Cup. Adi mengungkapkan, banyak mahasiswa yang antusias untuk menonton jalannya acara tersebut dan semua peserta bermain secara sportif.
Pemenang pertandingan Polines Cup akan dikirim untuk mewakili Polines pada lomba se-Politeknik Indonesia dalam cabang olahraga bulu tangkis. Puncak dari acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2012.(Tiwi,Ninda mgg)

Liga AN : Sportivitas dan Prestasi

Polines, DIMENSI (07/01)- Liga Administrasi Niaga  merupakan  salah satu program kerja tahunan Himpunan Mahasiswa Administrasi Niaga. Terdapat tiga cabang olahraga yang dipertandingkan yakni badminton, futsal, dan sepakbola. Badminton dan sepak bola dilaksanakan di lapangan badminton dan sepak bola Polines. Sedangkan untuk futsal, di stadion indoor  Mulawarman.
Pada cabang badminton mempertandingkan partai double women yang diwakilkan satu pasangan tiap kelas, cabang futsal mempertandingkan 15 grup, dan untuk sepak bola 6 grup. Setiap kelas dikenakan biaya kontribusi sebesar delapan puluh lima ribu rupiah untuk tiga cabang olahraga tersebut. Apabila ada kelas yang tidak mengikuti pertandingan yang telah ditentukan, maka akan dikenakan denda sebesar tiga puluh ribu rupiah.
Pertandingan yang sedang berlangsung pada cabang badminton sudah memasuki partai perempat final (6/1). Sejauh ini, belum terjadi cedera yang dialami oleh para peserta. Untuk mengantisipasi apabila terjadi cedera, pihak panitia sudah menyiapkan peralatan kesehatan yang memadai.
“Pertandingan sejauh ini berjalan lancar, mungkin yang menjadi kendala utama dan sering merepotkan adalah faktor cuaca. Pertandingan sering kali diundur karena lapangan badminton yang basah dan angin berhembus kencang,” kata Aditya Pradana selaku Kadiv Minbak Sport  Humania.
Liga AN ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mempererat solidaritas antar mahasiswa khususnya Jurusan Administrasi Niaga serta membidik bibit-bibit berprestasi dalam cabang olahraga yang nantinya dapat dipromosikan untuk mengikuti pertandingan mewakili Polines. “Harapan saya sebagai ketua panitia adalah agar pihak kampus nantinya bisa membenahi berbagai fasilitas yang ada, salah satunya seperti atap yang bocor di lapangan badminton dekat kantin TN ini. Kalau sarana penunjangnya baik dan memadai, prestasi akan mengikuti,” imbuh Aditya Pradana.(nur, tiara –mgg)