Sabtu, 22 September 2012
Malam Minggu, Tembalang Festival Lebih Ramai
Senin, 09 Juli 2012
Mahasiswa Polines Tampil di Ajang UNESCO
Rabu, 06 Juni 2012
Sosialisasi Konsentrasi Program Studi Teknik Mesin
Polines, DIMENSI (06/06) – Program Studi Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin pada siang tadi menggelar sosialisasi tentang konsentrasi yang terdapat pada prodi tersebut. Acara yang dimulai pukul 13.00 ini dibuka oleh Ketua Jurusan Teknik Mesin, Bapak Kunto. Pandangan mahasiswa yang selama ini cenderung salah terhadap konsentrasi melatarbelakangi diadakannya acara sosialisasi yang baru pertama kali ini diselenggarakan.
Jumat, 25 Mei 2012
POLINES menjadi Tuan Rumah PEKSIMIDA ke XI
Senin, 23 April 2012
Short Course of TOEFL
Kamis, 12 April 2012
Selisih 54 Suara Menjadi Penentu Kemenangan
Kelanjutan Nasib Alat – Alat Hasil TA
Audiensi Berujung Debat
Kamis, 15 Maret 2012
Macetnya Pendaftaran Beasiswa
Eksistensi KSR melalui HDC IV
Minimnya Apresiasi Dosen
Senin, 09 Januari 2012
Tangan Dingin Karni Ilyas
Jumat, 07 Oktober 2011
Deklarasi dan Launching Tim PS Persepu Polines
Polines, DIMENSI – Bergabungnya tim kesebelasan Polines dengan Persatuan Sepakbola Putra Utama (Persepu) menjadi PS Persepu Polines telah diresmikan kemarin dalam acara “Deklarasi dan Launching Tim PS Persepu Polines” , jumat, 30 September 2011 pukul 19.00 WIB di Ruang Serba Guna Polines. Acara yang dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tersebut dihadiri oleh Direktur beserta jajarannya, Pengcab PSSI Kota Semarang, Dewan Pembina PS Persepu Polines, aparat pemerintahan Tembalang dan sekitarnya, Polsek Tembalang, Pimpinan Perbankan, serta para pemain tim PS Persepu Polines.
Acara inti baru terselenggara pukul 20.00, dimulai dengan sambutan oleh Bapak Garup Lambang Goro selaku ketua panitia penyelenggara, Bapak Indartono selaku pendiri PS Persepu dan Direktur Polines, Dr. H. Totok Prasetyo, B. Eng, M.T. Kemudian acara dilanjutkan dengan pendeklarasian tim PS Persepu Polines. Dengan pembacaan deklarasi oleh manager tim Persepu dan Direktur Polines serta penyerahan bendera tim secara simbolis dari pihak Persepu kepada pihak Polines, tim PS Persepu Polines resmi dideklarasikan. Setelah acara deklarasi usai, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus tim oleh Pengcab PSSI Kota Semarang. Bapak Garup Lambang Goro dipilih sebagai ketua pengurus tim PS Persepu Polines.
“Dengan sepakbola, mahasiswa akan memiliki jiwa sportif dan kuat, sehingga setelah lulus dapat menjadi pribadi yang kompetitif dan unggul,” ungkap Dr. H. Totok Prasetyo, B. Eng, M.T. dalam pidatonya. Beliau juga menambahkan, hal ini bisa menjadi salah satu sarana untuk kita mempromosikan diri.
Sebelumnya, Tim sepakbola Polines berhasil masuk ke Divisi I PSSI Kota Semarang setelah bergabung dengan Persepu Semarang. Setelah melalui beberapa tahapan seleksi ─antara lain seleksi fisik dan skill─ kurang lebih 20 pemain muda yang terdiri dari mahasiswa berhasil masuk ke tim inti Polines dan selanjutnya bergabung dengan pemain dari Persepu. Bergabungnya tim sepakbola Polines dengan Persepu antara lain karena Pengcab (pengurus cabang) PSSI Kota Semarang tidak lagi menerima klub baru, sehingga Polines menerima tawaran untuk merger (bergabung) dengan Persepu hingga akhirnya bisa masuk Divisi I PSSI Kota Semarang.
“Tidak mudah untuk bisa masuk ke divisi I. Undip saja daridulu masih di divisi II,” kata Bapak Yatno, pelatih tim sepakbola Polines.
Acara diakhiri dengan serah terima dari pengurus tim kepada kapten tim Persepu Polines, Doni Kurniawan, dan foto bersama.
Gap, Gedung Lama dengan Gedung Baru
Polines, DIMENSI- Pembangunan gedung baru di Polines menimbulkan gap dengan gedung lama. Hal ini dikarenakan gedung baru dilengkapi dengan fasilitas yang lebih mewah dari gedung lama. Gedung lama terkesan ditinggalkan tanpa ada perbaikan fasilitas, sementara gedung baru terus ditinggikan. Seperti yang terlihat pada beberapa ruang di gedung sekolah dua jurusan Akuntansi, kursi dan meja di gedung tersebut kebanyakan masih menggunakan fasilitas lama, sedangkan di gedung baru Akuntansi memperoleh fasilitas yang serba baru.
“Harusnya tidak ada perbedaan dalam hal fasilitas baik di gedung baru maupun di gedung lama,” ujar Tri Yuliana mahasiswa jurusan Administrasi Niaga.
Bagian kerumahtanggaan selaku perencana kegiatan fisik dan inventaris fasilitas Polines memberikan penjelasan bahwa hal ini terjadi karena anggaran pembangunan serta fasilitas antara gedung baru dan gedung lama berbeda. Anggaran untuk fasilitas gedung lama diambilkan dari anggaran rutin yang tahun ini hanya keluar Rp 170 juta dan dibagikan untuk semua jurusan di Polines sedangkan anggaran untuk pembangunan dan fasilitas gedung baru diperoleh dari dari APBN senilai Rp 1,3 milyar.
Sebenarnya, bagian kerumahtanggaan telah mendata jumlah dana dan fasilitas-fasilitas yang diperlukan bahkan mengajukannya ke pusat. Namun tidak semua fasilitas serta dana yang diajukan dapat disetujui. Bagian kerumahtanggaan masih bergantung pada besarnya dana yang didapat sehingga tidak bisa maksimal di dalam memenuhi fasilitas yang diperlukan di Polines.
Terakhir bapak Budi Rianto selaku kepala bagian kerumahtanggan berharap agar bisa memenuhi fasilitas perkuliahan sehingga bisa memenuhi kebutuhan perkuliahan. [ika, vee]









